Screenplay Pictures resmi mengumumkan adaptasi serial populer Zona Merah ke dalam format film layar lebar. Proyek ambisius ini menggandeng Rapi Films sebagai mitra kolaborasi untuk memperluas semesta horor thriller yang sebelumnya sukses mencuri perhatian penengah digital.
Kolaborasi Dua Sutradara dan Sentuhan Lokal
Sineas Sidharta Tata dan Fajar Martha Santosa mengemban tanggung jawab sebagai sutradara dalam proyek ini. Keduanya berkomitmen mempertahankan napas horor thriller dengan sentuhan lokal yang kental, sebagaimana identitas asli serialnya.
Meskipun detail plot versi film masih tersimpan rapat, kolaborasi dua rumah produksi besar ini menjanjikan kualitas visual dan ketegangan yang lebih intens.
Misteri Mayit Hidup dan Teror Bunga Rafflesia
Naskah film tetap mengacu pada fondasi cerita serialnya yang memperkenalkan istilah “Mayit Hidup”. Berbeda dengan zombie konvensional, makhluk ini lahir dari mitos masyarakat tentang khasiat penyembuhan ekstrak bunga Rafflesia.
Alih-alih memberikan kesembuhan, ramuan tersebut justru memicu wabah ganas yang tidak terkendali di kota fiktif Rimbalaya.
Alur cerita akan menyoroti perjuangan seorang pekerja pabrik dalam mencari adiknya yang hilang di tengah kekacauan.
Pencarian tersebut melibatkan seorang jurnalis yang terjebak bersama dalam situasi berbahaya. Gabungan antara aksi penyelamatan dan misteri asal-usul wabah menjadi daya tarik utama yang diangkat ke layar lebar.

