Jakarta – Ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, sukses mengguncang Istora Gelora Bung Karno pada Jumat (23/1).
Melalui pertarungan sengit selama 38 menit, Sabar/Reza berhasil mendepak unggulan ketiga asal Malaysia, Man Wei Chong/Kai Wun Tee, sekaligus mengunci satu tempat bagi Indonesia di partai final sektor ganda putra.
Sabar/Reza memenangkan laga perempat final BWF World Tour Super 500 Indonesia Masters 2026 ini dengan skor ketat 22-20, 21-19. Hasil positif ini memastikan terjadinya “perang saudara” di semifinal, yang berarti satu wakil Merah Putih sudah pasti menginjakkan kaki di partai puncak.
Mental Baja di Poin Krusial
Laga berlangsung dramatis sejak gim pertama. Sabar/Reza sempat tertinggal 7-11 pada interval dan hampir kehilangan gim saat pasangan Malaysia meraih game point lebih dulu. Namun, ketenangan menjadi kunci bagi pasangan independen ini untuk membalikkan keadaan.
“Kami mencoba menjaga fokus dan tidak terburu-buru saat poin-poin tua. Dukungan penonton di Istora benar-benar membangkitkan mental kami untuk merebut gim pertama,” ujar Sabar Karyaman usai pertandingan.
Memasuki gim kedua, Sabar/Reza langsung tancap gas dengan mendominasi tempo permainan dan memimpin 11-6 saat jeda. Meski Man/Tee memberikan tekanan bertubi-tubi di akhir gim, kesalahan pengembalian bola dari pemain Malaysia memastikan kemenangan bagi tuan rumah.
Dominasi Ganda Putra Tuan Rumah
Kemenangan ini memperpanjang tren positif Sabar/Reza atas rival asal Malaysia tersebut. Di babak semifinal nanti, Sabar/Reza akan menanti pemenang dari laga antara Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melawan pasangan muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.
Kepastian ini membuat sektor ganda putra menjadi tumpuan utama Indonesia untuk meraih gelar juara di rumah sendiri. Hingga saat ini, publik Istora masih menantikan hasil dari bagan sebelah untuk melihat seberapa jauh dominasi Indonesia akan berlanjut di turnamen bergengsi ini.

