Jakarta – Sorak-sorai ribuan pendukung di Santiago Bernabeu seolah tak berhenti saat si kulit bundar berkali-kali bersarang di gawang lawan. Real Madrid tidak sekadar memburu kemenangan, melainkan sedang menyajikan sebuah pertunjukan seni di lapangan hijau.
Di bawah komando Alvaro Arbeloa, Los Blancos tampil beringas dengan melumat Real Sociedad 4-1 pada Minggu (15/2) dini hari. Kemenangan ini bukan sekadar tambahan tiga poin, melainkan sebuah pernyataan tegas tentang dominasi Madrid yang kini kokoh bertengger di puncak klasemen Liga Spanyol dengan koleksi 60 poin.
Pesta dimulai lewat aksi cepat Gonzalo Garcia pada menit kelima yang memanfaatkan umpan manis dari Trent Alexander-Arnold. Meski Sociedad sempat membalas lewat penalti Mikel Oyarzabal di menit ke-21, Madrid langsung mengamuk. Dua eksekusi penalti Vinicius Junior di menit ke-25 dan 48, serta sontekan maut Federico Valverde di menit ke-31, memastikan tim tamu pulang dengan kepala tertunduk.
Hiburan Fans dan Puncak Klasemen
Arbeloa menekankan bahwa kepuasan publik Madridista adalah prioritas utama dalam setiap skema permainan yang disusun. Kemenangan besar ini dianggap sebagai bentuk apresiasi kepada para pendukung setia yang memadati stadion.
“Saya menyukai kemenangan seperti ini karena saya melihat Bernabeu menikmatinya, dan itu yang saya dan semua pemain inginkan. Kami ingin orang-orang menikmati permainan kami dan menikmati gol-gol di Bernabeu. Para pemain juga merasakannya,” ujar Arbeloa melalui laman resmi klub.
Sihir Arnold dan Maraton Panjang La Liga
Selain kemenangan telak, perhatian tertuju pada fleksibilitas taktik yang diperagakan oleh Trent Alexander-Arnold. Pemain asal Inggris tersebut tidak hanya diam di posisinya sebagai bek sayap, namun kerap bergerak ke jantung pertahanan lawan untuk mengacaukan konsentrasi. Arbeloa menyebut kemampuan adaptasi Arnold sebagai sebuah kemewahan bagi strategi tim.
“Dia bukan bek sayap tipikal yang selalu berada di sisi luar; dia bisa banyak bermain ke dalam dalam sistem kami. Merupakan sebuah kehormatan memiliki pemain seperti dia, yang bisa bermain ke dalam maupun melebar,” tutur Arbeloa memuji sang pemain.
Kendati tengah berada di atas angin, peringatan keras tetap diberikan kepada seluruh skuad agar tidak cepat jemawa. Dengan kompetisi yang masih menyisakan banyak laga, konsistensi menjadi kunci utama jika ingin tetap berada di atas Barcelona.
“Perjalanan ini akan sangat panjang, dan kami tahu bahwa pada setiap pekan tiga poin akan sangat krusial. Ini akan menjadi pertarungan yang panjang, dan pasti akan ada naik turun,” pungkasnya.

