Merahputih.com – Penyerang Manchester United Benjamin Sesko membagikan rahasia ketajamannya dalam membobol gawang lawan di kompetisi Liga Inggris musim 2025/2026. Pemain asal Slovenia ini menekankan pentingnya menjaga mentalitas “lapar” gol demi mempertahankan performa konsisten di setiap pertandingan bersama Setan Merah.
“Karena sebagai manusia, kadang kala ketika sudah sering mencetak gol, sangat sulit mengembalikan rasa ‘lapar’ itu lagi,” ujar Sesko melalui laman resmi klub, Jumat (27/3).
Menurut pemain berusia 22 tahun tersebut, seorang ujung tombak wajib memotivasi diri secara mandiri. Hasrat untuk terus menjebol gawang lawan harus tetap membara meski sudah mencatatkan nama di papan skor pada laga sebelumnya. Sesko menegaskan bahwa pola pikir kompetitif ini idealnya terbentuk sejak usia muda.
Pentingnya Mentalitas Striker Sejak Dini
Pesan motivasi ini sering Sesko sampaikan saat bertemu dengan pemain muda maupun saat membela tim nasional Slovenia. Ia selalu mengingatkan para penyerang muda untuk tidak cepat puas setelah mencetak gol.
“Setelah mencetak gol, kamu harus punya rasa lapar yang lebih besar di pertandingan berikutnya, bahkan lebih dari sebelumnya,” tutur Sesko memberikan wejangan.
Belajar dari Kesalahan Masa Lalu
Sesko mengaku pernah terjebak dalam zona nyaman setelah berhasil mencetak gol. Sikap santai tersebut justru berdampak buruk pada performanya, karena fokus pikiran tertinggal pada keberhasilan masa lalu ketimbang menghadapi tantangan baru. Pengalaman pahit itu membuatnya kini tampil lebih disiplin dan haus gol.
Saat ini, Benjamin Sesko menduduki posisi pemain tertajam Manchester United di Liga Inggris dengan koleksi sembilan gol. Catatan tersebut menyamai torehan Bryan Mbeumo. Luar biasanya, tujuh dari sembilan gol tersebut tercipta hanya dalam 10 pertandingan terakhir liga. Secara total, pada musim perdana bersama MU, Sesko telah membukukan 10 gol dan satu assist dari 28 penampilan di seluruh kompetisi.

