Jakarta – Persija Jakarta terus menjaga asa dalam perburuan gelar juara BRI Super League 2025/2026 meski sedang menghadapi tantangan berat di papan atas klasemen.
Direktur Olahraga Persija Jakarta, Bambang Pamungkas, menegaskan bahwa peluang Macan Kemayoran untuk mengangkat trofi musim ini masih terbuka lebar. Optimisme ini muncul di tengah upaya tim untuk bangkit dari hasil minor dalam beberapa pertandingan terakhir.
Misi Sapu Bersih Delapan Laga Sisa
Manajemen Persija Jakarta menuntut fokus total dari seluruh anggota tim guna menyapu bersih poin di sisa kompetisi. Saat ini, klub kebanggaan ibu kota tersebut tertinggal sembilan poin dari Persib Bandung yang memuncaki klasemen dengan koleksi 61 poin. Dengan delapan pertandingan tersisa, Rizky Ridho dan kolega tidak memiliki ruang untuk melakukan kesalahan sekecil apa pun.
“Manajemen sangat menyayangkan tiga laga terakhir dilewati tanpa kemenangan. Walaupun tidak mudah, secara hitungan poin segala kemungkinan masih bisa terjadi,” ujar sosok yang akrab disapa Bepe tersebut mengutip laman resmi I.League, Kamis (9/4).
Fokus Ekstra Menjelang Duel Klasik
Kebangkitan Persija Jakarta akan bermula saat menjamu Persebaya Surabaya pada Sabtu (11/4). Laga ini menjadi momentum krusial sebelum menghadapi partai penentu melawan rival abadi sekaligus juara bertahan, Persib Bandung, pada 10 Mei mendatang. Dari delapan laga sisa, Persija memiliki keuntungan dengan memainkan empat pertandingan di kandang sendiri.
“Jadi, kami meminta pelatih dan pemain untuk memberikan fokus ekstra pada setiap pertandingan dan terus berjuang hingga pekan terakhir. Persija memiliki seluruh komponen untuk bangkit dan menjaga konsistensi,” tegas Bepe.

