Kabar gembira sekaligus ironis datang bagi para pengguna ekosistem Apple. Game aksi-petualangan fiksi ilmiah terbaru dari Capcom, PRAGMATA, baru saja memamerkan visual memukau lewat demo di PC menggunakan RE Engine.
Menariknya, seorang pengguna Reddit dengan akun ‘Equivalent-Pair6064’ membuktikan bahwa chip M4 Max milik Apple mampu menjalankan game ini dengan performa buas, meskipun Capcom belum memberikan kepastian rilis untuk macOS.
Dalam pengujian menggunakan Mac Studio bertenaga chip M4 Max (16-core CPU dan 40-core GPU), ia menjalankan PRAGMATA versi non-native melalui lapisan translasi Crossover 26 Beta 1.
Hasilnya mengejutkan, game berjalan stabil di angka 97 FPS pada area pertama demo dengan pengaturan grafis tertinggi (rata kanan) tanpa bantuan teknologi upscaling atau interpolasi.
Trauma Penjualan: Alasan Capcom Enggan Melirik Mac
Meskipun performa hardware Apple sudah melampaui ekspektasi, Capcom tampaknya masih dibayangi mimpi buruk penjualan di App Store. Data menunjukkan bahwa rilis Resident Evil 7 di iOS bahkan tidak mampu menghasilkan pendapatan sebesar $30.000 (sekitar Rp470 juta). Lebih parah lagi, Resident Evil 2 Remake gagal menembus angka 10.000 unit penjualan di platform yang sama.
Keengganan Capcom ini kemungkinan besar berakar pada kalkulasi bisnis. Biaya dan tenaga yang dikeluarkan untuk melakukan porting ke macOS dianggap tidak sebanding dengan potensi cuan yang didapat. Hingga saat ini, para pemilik Mac mungkin harus puas menikmati PRAGMATA lewat jalur non-native jika kebijakan Capcom tidak berubah.
Adu Mekanik: M4 Max vs RTX 4090
Sebagai pembanding, pengujian juga dilakukan pada laptop gaming dengan kartu grafis RTX 4090 menggunakan pengaturan yang sama. Meski RTX 4090 tetap unggul dalam hal angka FPS murni, performa M4 Max dinilai sangat kompetitif mengingat ia harus bekerja ekstra melewati lapisan translasi sistem operasi.
Kehadiran teknologi seperti DLSS dan Frame Generation pada kartu grafis Nvidia memang menjadi pembeda utama dalam memberikan pengalaman bermain yang lebih halus. Namun, bagi para pengguna Apple, fakta bahwa chip mereka mampu melibas game berat kelas AAA adalah bukti bahwa era Mac Gaming sebenarnya sudah tiba, hanya tinggal menunggu restu dari para pengembang besar.

