Jakarta – Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, pasang badan membela Shayne Pattynama setelah mendapat kritik tajam dari pengamat sepak bola Binder Singh.
Kritik tersebut mencuat usai kekalahan tipis Macan Kemayoran dari Bhayangkara Presisi Lampung FC, yang memicu perdebatan hangat di kalangan The Jak Mania mengenai performa bek timnas tersebut di BRI Super League.
Tanggapan Mauricio Souza Terhadap Kritik Binder Singh
Dalam jumpa pers menjelang laga krusial melawan Persebaya Surabaya di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Souza secara tegas menolak anggapan bahwa Shayne tidak memberikan kontribusi bagi tim. Ia menilai pemain naturalisasi tersebut masih berada dalam proses adaptasi setelah pulih dari cedera panjang.
“Saya tidak tahu soal kritik itu, tapi saya tidak setuju. Shayne punya potensi besar,” ujar Mauricio.
Pelatih asal Brasil tersebut menjelaskan bahwa situasi pertandingan saat melawan Bhayangkara sangat sulit karena tim harus bermain dengan sepuluh orang setelah Jordi Amat menerima kartu merah. Menurutnya, Shayne justru memberikan dampak positif meski masuk sebagai pemain pengganti di menit-menit akhir.
Persaingan Sehat dengan Dony Tri Pamungkas
Souza juga mengungkap alasan teknis di balik keputusan belum menurunkan Shayne sebagai starter sejak kepindahannya dari Buriram United. Saat ini, posisi sayap kiri Persija sedang dikuasai oleh Dony Tri Pamungkas yang tampil sangat konsisten sepanjang musim ini dengan catatan 19 penampilan.
“Dony sedang berada dalam performa terbaiknya, mungkin yang paling konsisten di tim saat ini. Sulit melihat dia bermain di bawah standar,” tambah Souza.
Persija kini mengalihkan fokus penuh untuk menghadapi Persebaya Surabaya pada Sabtu (11/4) malam. Pertandingan ini menjadi momentum penting bagi Shayne Pattynama untuk membuktikan kualitasnya di hadapan puluhan ribu Jakmania jika dipercaya turun melantai.

