Jakarta – OPPO dilaporkan tengah melakukan uji coba produksi paket baterai dual-cell inovatif berkapasitas 8.500mAh yang diprediksi akan memperkuat seri flagship terbaru, OPPO Find X10, pada akhir tahun 2026 mendatang.
Informasi yang bersumber dari pembocor ternama Digital Chat Station (DCS) ini menandakan lonjakan signifikan dalam standar kapasitas daya perangkat premium global. Langkah strategis tersebut menempatkan OPPO sebagai pelopor dalam persaingan daya tahan perangkat keras di industri smartphone masa kini.
Teknologi Dual-Cell dan Kecepatan Pengisian
Sistem daya ini memanfaatkan arsitektur dua sel baterai masing-masing sebesar 4.190mAh, sehingga menghasilkan total kapasitas nominal 8.380mAh yang kemungkinan besar akan dipasarkan dengan angka tipikal 8.500mAh. Selain kapasitas jumbo, teknologi ini mendukung pengisian daya cepat (fast charging) 100W yang stabil tanpa kendala panas berlebih. Inovasi ini memungkinkan pengguna mendapatkan ketahanan baterai maksimal sekaligus pengisian daya yang tetap instan.
“OPPO memulai produksi uji coba paket baterai dual-cell baru dengan kapasitas sekitar 8.500mAh yang berpotensi digunakan pada perangkat Find X10 varian tertinggi,” ungkap laporan Digital Chat Station melalui platform Weibo.
Performa Garang Dimensity 9600
Kehadiran baterai raksasa ini menjadi sangat relevan mengingat OPPO Find X10 rumornya akan mengadopsi spesifikasi kelas berat lainnya. Perangkat tersebut diprediksi membawa kamera ganda 200MP serta chipset generasi terbaru, MediaTek Dimensity 9600.
Penggunaan komponen berperforma tinggi tersebut tentu membutuhkan pasokan daya yang besar agar pengalaman pengguna tetap optimal sepanjang hari tanpa sering melakukan pengisian ulang.
Persaingan di sektor ini juga semakin memanas seiring langkah OnePlus yang dikabarkan tengah mengeksperimenkan baterai hingga 9.000mAh dengan pengisian 120W.
Kendati demikian, produksi percobaan ini belum menjamin spesifikasi akhir yang akan rilis ke pasar. Jika terwujud, OPPO Find X10 bakal mengukuhkan posisi sebagai pemimpin pasar dalam hal inovasi baterai silikon-karbon yang lebih ramping namun bertenaga besar.

