Jakarta – Lampu-lampu stadion di London Utara mulai meredup bagi Martin Odegaard seiring perannya makin terpinggirkan dalam skema taktik Mikel Arteta. Di tengah gemuruh persaingan Liga Primer Inggris, nasib sang kapten Arsenal kini menggantung hingga memicu riuh rendah spekulasi kepindahan menuju tanah Spanyol.
Kabar burung mengenai kepergian gelandang asal Norwegia tersebut berhembus kencang menjelang pembukaan bursa transfer musim panas Juli 2026.
Perburuan Panas Duo Raksasa Matador
Barcelona dan Atletico Madrid mengintip celah guna memulangkan mantan pemain Real Madrid tersebut ke kompetisi La Liga. Atletico Madrid memandang sektor gelandang sebagai area krusial perlunya perbaikan mendalam demi menjaga daya saing musim depan.
Di sisi lain, Barcelona tetap memantau situasi pasar meskipun stok pemain tengah klub asal Catalan tersebut saat ini tergolong melimpah.
“Barcelona dan Atleti memantau Martin Odegaard seiring kesulitan sang pemain mempertahankan posisi inti di Arsenal selama beberapa musim terakhir,” lapor CaughtOffside terkait rumor panas ini.
Ketidakpastian masa depan Dani Olmo akibat performa tidak konsisten turut mendorong manajemen Barcelona mencari alternatif baru. Namun, kepindahan Odegaard ke Camp Nou baru dianggap masuk akal jika Fermin Lopez atau Dani Olmo benar-benar angkat kaki dari skuad asuhan Hansi Flick. Kondisi ini memberikan peluang lebih besar bagi Atletico Madrid untuk memenangkan persaingan perburuan tanda tangan sang playmaker.
Harga Selangit Penyeimbang Kas Arsenal
Arsenal terpaksa melakukan penjualan besar-besaran demi menyeimbangkan neraca keuangan setelah belanja jor-joran dalam beberapa tahun terakhir. Odegaard muncul sebagai kandidat utama dilepas ke pasar transfer guna menghindari sanksi regulasi keuangan. Kendati demikian, langkah Barcelona maupun Atletico Madrid terganjal nilai transfer fantastis mencapai angka sembilan digit.
“Arsenal siap meminta hingga €100 juta untuk memberikan lampu hijau bagi kepergian Odegaard,” tulis laporan tersebut mengenai nilai pasar sang pemain.
Angka Rp1,7 triliun lebih menjadi ujian nyata bagi finansial klub-klub Spanyol peminat jasa Odegaard. Keinginan kuat sang pemain mencari menit bermain reguler bisa menjadi faktor kunci keberhasilan negosiasi pada jendela transfer musim panas mendatang.

