“Melalui INSA Yacht Festival, kami ingin ikut mendukung pengembangan quality tourism di Indonesia melalui berbagai kegiatan yang kami hadirkan, sekaligus menjadi ruang kolaborasi bagi seluruh pemangku kepentingan dalam mengembangkan wisata bahari yang berkualitas,” kata Carmelita, Sabtu (8/8/2026).
Ia menilai pengembangan wisata bahari memiliki nilai strategis karena dampaknya tidak hanya dirasakan sektor pariwisata. Pertumbuhan wisata bahari juga dapat menciptakan efek berganda bagi industri pelayaran, marina, galangan kapal, UMKM, serta masyarakat di kawasan pesisir.
Dengan demikian, pengembangan yacht tourism diharapkan tidak hanya meningkatkan daya tarik destinasi, tetapi juga membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru di berbagai daerah pesisir.
Marine Lifestyle Jadi Tren Baru
Wakil Ketua Umum DPP INSA sekaligus Ketua Penyelenggara INSA Yacht Festival 2026, Nova Y. Mugijanto, mengatakan IYF tahun ini mengangkat tiga tema utama, yakni Wellness Tourism, Marine Tourism, dan Gastronomy.
Menurut Nova, wisata bahari kini telah mengalami transformasi. Aktivitas wisata tidak lagi sekadar menikmati panorama laut, tetapi berkembang menjadi bagian dari marine lifestyle yang menggabungkan kesehatan, olahraga, rekreasi, budaya, kuliner, dan pengalaman berlayar.
“Wisata bahari saat ini telah berkembang menjadi bagian dari marine lifestyle yang memadukan berbagai pengalaman, mulai dari kesehatan, olahraga, rekreasi, budaya, kuliner, hingga aktivitas berlayar,” ujarnya.
Selama tiga hari penyelenggaraan, IYF 2026 menghadirkan berbagai kegiatan, antara lain yacht exhibition, education tour, yacht viewing, yacht joy ride, boat launching, pilates on yacht, fashion show, hingga sunset dinner cruise.
Rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk memperkenalkan lebih luas potensi wisata bahari sekaligus membangun pengalaman baru bagi wisatawan melalui perpaduan gaya hidup, rekreasi, kuliner, dan aktivitas maritim.
Kementerian Pariwisata Perkuat Kolaborasi
Kementerian Pariwisata turut mendukung penyelenggaraan INSA Yacht Festival 2026. Salah satu bentuk dukungan dilakukan melalui keterlibatan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Bali dalam penyediaan hospitality services selama rangkaian kegiatan berlangsung.

