Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui Bidang Hubungan Luar Negeri menerima dua kunjungan penting dalam satu rangkaian agenda di Kantor MUI, Jakarta Pusat. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara tokoh nasional, generasi muda, serta lembaga kemanusiaan internasional.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa 31/03/2025 tersebut diawali dengan audiensi bersama komunitas Smart 171, kemudian dilanjutkan dengan pertemuan bersama lembaga kemanusiaan Kasih Palestina. Sejumlah tokoh turut hadir dalam kesempatan ini, di antaranya Sudarnoto Abdul Hakim, Bunyan Saptomo, dan Yuli Mumpuni.
Perwakilan MUI di bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Nieke Monika Kulsum, mengungkapkan apresiasinya atas interaksi yang terjalin antara para tokoh dengan generasi muda.
“Saya sangat senang bisa menemani Prof. Sudarnoto, Dubes Bunyan Saptomo, dan Dubes Yuli Mumpuni untuk bertemu dengan anak-anak muda dari Smart 171. Mereka menunjukkan semangat yang luar biasa serta ide-ide yang sangat inspiratif. Energi positif ini menjadi harapan besar bagi masa depan,”
Ujar Nieke Monika Kulsum.
Nieke juga menilai bahwa anak-anak muda dari Smart 171 menunjukkan semangat tinggi serta gagasan inovatif, terutama dalam memanfaatkan ruang digital, yang menurutnya menjadi indikator positif bagi peran generasi muda dalam pembangunan masa depan.
Ia menambahkan, Smart 171 merupakan komunitas kreatif yang aktif mengembangkan ide dan kegiatan berbasis media sosial, sehingga pertemuan ini menjadi ruang diskusi terbuka yang mempertemukan generasi muda dengan para pemangku kepentingan.
Setelah itu, agenda dilanjutkan dengan menerima kunjungan dari Kasih Palestina yang membawa fokus pada isu kemanusiaan global. Dalam diskusi tersebut, ditekankan pentingnya memperkuat solidaritas terhadap Palestina melalui kerja sama lintas sektor dan aksi nyata.
“Kehadiran Kasih Palestina semakin menguatkan semangat kolaborasi kemanusiaan. Diskusi yang terjalin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap isu global, khususnya Palestina, harus terus diperkuat dengan aksi nyata dan kerja sama lintas pihak,”
Tambah Nieke.
Melalui rangkaian kegiatan ini, MUI tidak hanya mempererat hubungan antar lembaga, tetapi juga mendorong terciptanya kolaborasi lintas generasi dan lintas negara. Langkah ini sekaligus menegaskan peran MUI dalam membangun jejaring global yang berorientasi pada nilai kemanusiaan dan perdamaian.

