Kreativitas dalam industri mobile gaming seolah tidak ada habisnya. Kali ini, seorang pengembang perangkat lunak menciptakan cara baru yang nyeleneh untuk berinteraksi dengan ponsel pintar. Bukan melalui sentuhan layar atau sensor gerak, game berjudul ‘Charchery’ ini mengharuskan pemain menggunakan kabel charger sebagai kontroler utama.
Pengembang di balik akun X @rebane2001, yang sebelumnya viral dengan game Foldy Bird, kembali menggebrak dengan konsep yang menguji ketahanan kabel pengguna. Dalam demonstrasi videonya, mekanisme permainan ini tergolong sangat sederhana namun menuntut fisik yang aktif.
“Inspirasi saya datang dari game seperti Defend Your Castle dan Bowmaster Prelude, namun Charchery adalah game yang sangat mendasar,” ungkap pengembang tersebut dalam unggahannya.
Mekanisme Unik: Cabut Colok Demi Skor Tinggi
Cara memainkannya pun terbilang unik sekaligus berisiko bagi kesehatan perangkat. Pemain harus mencolokkan kabel pengisi daya untuk mengisi anak panah ke busur di dalam game. Untuk melepaskan tembakan ke arah target humanoid yang mendekat, pemain harus menyentak kabel tersebut keluar secara cepat.
Meskipun terlihat seperti latihan otot lengan yang efektif, permainan ini jelas membutuhkan pengorbanan material. Dalam video demonstrasinya, terlihat kabel charger milik sang pengembang mulai mengalami kerusakan serius, di mana pelindung kabelnya tampak terkelupas akibat penggunaan yang kasar secara berulang kali.
Sistem Kombo dan Tantangan Ketahanan
Meski secara visual tidak tampak mewah, Charchery menawarkan sistem kombo yang memikat. Pemain dapat meningkatkan skor secara signifikan jika berhasil melakukan aksi cabut-colok kabel dalam batas waktu tertentu sebelum musuh mengepung karakter utama.
Meskipun inovatif, para pakar teknologi mengingatkan bahwa mekanisme ini bisa memperpendek usia pakai port USB dan kabel charger Anda. Jika Anda tertarik mencobanya, pastikan Anda memiliki stok kabel cadangan yang melimpah di laci meja Anda.

