Jakarta – Pelatih Chelsea, Liam Rosenior, menegaskan kesiapannya untuk merotasi susunan pemain saat menjamu Leeds United dalam lanjutan Liga Inggris 2025/2026 di Stadion Stamford Bridge, London, Rabu (11/2) dini hari WIB, guna menjaga kebugaran skuad di tengah jadwal kompetisi yang padat.
Langkah berani ini diambil demi mengamankan poin penuh sekaligus menjaga peluang menembus posisi empat besar klasemen. Rosenior meyakini bahwa distribusi menit bermain menjadi kunci utama dalam menjaga ambisi juara di berbagai ajang.
“Jika ingin meraih kesuksesan di akhir musim, Anda membutuhkan kesegaran dan energi dalam skuad di setiap kompetisi. Saya tidak takut melakukan rotasi, saya juga tidak takut menunjukkan kepercayaan kepada skuad saya,” ujar Rosenior melalui laman resmi klub pada Selasa (10/2).
Konsistensi Taktik dan Kebugaran Mental
Mantan juru taktik Strasbourg dan Hull City tersebut menjelaskan bahwa kebijakan rotasi sudah menjadi identitas kepelatihannya sejak lama. Menurut Rosenior, perubahan komposisi pemain bukan sekadar penyegaran fisik, melainkan juga menjaga kesiapan mental tim dalam menghadapi tantangan taktis yang berbeda di setiap laga. Pendekatan ini diharapkan mampu memberikan solusi segar saat tim menghadapi kebuntuan di lapangan.
Fokus Berjenjang di Tengah Jadwal Padat
Saat ini, fokus utama tim asal London Barat tersebut sepenuhnya tertuju pada perlawanan Leeds United. Kemenangan menjadi harga mati bagi The Blues yang kini mengoleksi 43 poin dari 25 pertandingan, hanya selisih satu angka dari Manchester United di peringkat keempat. Setelah laga kontra Leeds, Chelsea segera mengalihkan perhatian untuk menghadapi Hull City pada putaran keempat Piala FA, Sabtu (14/2) mendatang.

