Perpanjangan kontrak Luciano Spalletti di Juventus menjadi sinyal kuat stabilitas klub menjelang akhir musim Liga Italia 2025/2026.
Manajemen Juventus resmi mengikat pelatih berusia 67 tahun tersebut dengan durasi kontrak tambahan selama dua tahun hingga 2028 pada Jumat waktu setempat.
Langkah ini mengakhiri spekulasi mengenai masa depan sang pelatih yang kontrak lamanya semula habis pada Juni 2026.
Visi Jangka Panjang Manajemen Juventus
Manajemen melihat dampak instan yang Spalletti berikan sejak kedatangannya pada Oktober lalu. Meski awalnya hanya menerima kontrak jangka pendek untuk menggantikan Igor Tudor, mantan pelatih Timnas Italia ini berhasil membawa perubahan signifikan pada performa tim di lapangan.
CEO Juventus, Damien Comolli, menegaskan kepercayaan penuh klub terhadap kepemimpinan Spalletti.
“Sejak Luciano bergabung dengan keluarga besar Juventus, ia langsung memberikan dampak yang sangat positif. Oleh karena itu, kami memutuskan untuk melanjutkan kerja sama melampaui durasi kontrak sebelumnya, karena kami percaya stabilitas dan kontinuitas adalah dua pilar penting untuk meraih kesuksesan di masa depan,” ujar Comolli melalui laman resmi klub.
Catatan Statistik dan Ambisi Liga Champions
Sejauh ini, Juventus menempati peringkat kelima klasemen sementara Liga Italia. Tim hanya terpaut satu poin dari Como yang menduduki batas akhir zona Liga Champions.
Sejak mengambil alih kursi kepelatihan saat tim terpuruk di peringkat ketujuh, Spalletti mencatatkan 17 kemenangan dari 31 pertandingan di seluruh kompetisi.
Keputusan perpanjangan kontrak ini muncul tanpa menunggu kepastian tiket Liga Champions musim depan. Walaupun Juventus harus tersingkir dari kompetisi Eropa oleh Galatasaray dan gugur di perempat final Piala Italia oleh Atalanta, manajemen tetap memprioritaskan proyek jangka panjang di bawah arahan pelatih yang pernah menangani Napoli tersebut.

