Jakarta – Julian Alvarez, penyerang Atletico Madrid dan Timnas Argentina, menjadi sorotan dunia setelah performa gemilangnya di Liga Champions dan pujian setinggi langit dari pelatih Lionel Scaloni.
Pelatih tim nasional Argentina, Lionel Scaloni, menyebut Julian Alvarez sebagai sosok pemain idaman yang mampu beradaptasi di klub mana pun. Scaloni menilai fleksibilitas dan etos kerja penyerang berusia 26 tahun tersebut menjadi aset berharga bagi setiap juru taktik.
Kemampuan Alvarez terbukti efektif saat bermain di bawah arahan Josep Guardiola di Manchester City maupun Diego Simeone di Atletico Madrid.
“Alvarez akan cocok di tim mana pun. Dia bekerja dengan baik untuk Pep di Manchester City, sama seperti sekarang untuk Diego Simeone di Atletico Madrid. Dia adalah pemain idaman setiap pelatih,” ujar Scaloni melalui laman resmi FIFA, Jumat (10/4).
Mesin Gol yang Haus Prestasi
Alvarez menunjukkan ketajaman luar biasa dengan konsistensi mencetak lebih dari 30 gol di setiap klub yang disinggahinya. Catatan statistik mencatat 54 gol saat membela River Plate dan 36 gol selama berseragam Manchester City. Saat ini, koleksi golnya untuk Atletico Madrid telah menyentuh angka 47 gol, membuktikan kualitasnya sebagai salah satu penyerang paling berbahaya di Eropa.
Pada musim 2025/2026, Alvarez telah mengoleksi 18 gol dari 45 pertandingan. Salah satu momen paling ikonik terjadi baru-baru ini ketika sepakan bebas indahnya menjebol gawang Barcelona pada leg pertama perempat final Liga Champions di Camp Nou. Gol tersebut mengunci kemenangan 2-0 untuk Atletico Madrid.
“Saya merasakan itu. Bahkan sebelum menendangnya, saya percaya diri bola akan menjadi gol,” ungkap Alvarez mengenai gol tendangan bebasnya.
Kolektor Trofi di Usia Emas
Memasuki usia emas, Julian Alvarez telah merengkuh total 17 trofi juara. Prestasi tersebut mencakup empat gelar bersama timnas Argentina, termasuk Piala Dunia 2022 dan dua gelar Copa America. Di level klub, dominasinya terlihat dari rentetan gelar Liga Inggris, Liga Champions, hingga Copa Libertadores saat masih berseragam River Plate.
Ketajaman Alvarez diharapkan terus berlanjut hingga Piala Dunia 2026. Jika kondisi fisik tetap bugar, ia dipastikan menjadi ujung tombak timnas Argentina di Grup J bersaing dengan Aljazair, Austria, dan Yordania pada turnamen yang digelar mulai 11 Juni mendatang.

