Jakarta – Arus balik Lebaran 1447 Hijriah mencapai puncaknya di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta dengan kedatangan puluhan ribu penumpang pada Minggu (29/3). Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat sebanyak 52.896 orang memasuki Jakarta melalui berbagai stasiun besar.
Angka ini menunjukkan konsistensi volume penumpang yang tinggi, meski sedikit melandai jika dibandingkan dengan data sehari sebelumnya yang menyentuh angka 52.961 orang.
“Volume kedatangan atau tiba di Daop 1 sebanyak 52.896 orang,” ujar Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo.
Dominasi Penumpang di Stasiun Pasar Senen dan Gambir
Data internal KAI menunjukkan Stasiun Pasar Senen masih menjadi titik jemput utama bagi para pemudik. Tercatat 18.753 penumpang turun di stasiun tersebut, sementara Stasiun Gambir melayani 15.689 penumpang.
Arus kedatangan dari kota-kota besar di Jawa Tengah dan Jawa Timur seperti Semarang, Yogyakarta, Surabaya, hingga Malang terus mengalir sejak periode arus balik dimulai pada 23 Maret hingga rencana berakhir pada 1 April 2026.
Menariknya, tren kedatangan penumpang saat ini masih jauh mengungguli angka keberangkatan. Di Stasiun Pasar Senen, volume keberangkatan hanya mencapai 13.452 orang, sedangkan Stasiun Gambir mencatat 10.066 penumpang yang berangkat meninggalkan ibu kota.
Peningkatan Fasilitas dan Keamanan Layanan Arus Balik
KAI Daop 1 Jakarta menerapkan strategi khusus guna menjaga kenyamanan penumpang selama masa Angkutan Lebaran 2026. Manajemen menyiagakan customer service mobile dan menambah personel kebersihan di seluruh area kereta serta stasiun. Selain itu, kolaborasi dengan TNI dan Polri memperketat pengamanan di titik-titik vital stasiun.
Pihak pengelola juga menghadirkan dekorasi tematik khas Lebaran untuk memberikan suasana hangat bagi para pemudik. Layanan petugas parkir excellent turut membantu kelancaran sirkulasi kendaraan di area penjemputan guna menghindari kemacetan panjang di sekitar pintu keluar stasiun.

