Jakarta – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pemerintah tidak pernah mengusulkan rencana penyesuaian kelembagaan yang menempatkan Polri di bawah kementerian tertentu dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri di Jakarta, Senin (9/2). Isu yang berkembang liar di masyarakat tersebut dipastikan bukan berasal dari Tim Reformasi Polri maupun pihak Istana Kepresidenan.
Fokus Penguatan Institusi, Bukan Perubahan Posisi
Pemerintah saat ini memilih untuk fokus pada peningkatan profesionalisme dibandingkan merombak struktur kelembagaan yang sudah ada. Prasetyo menekankan bahwa stabilitas nasional bergantung pada kekuatan birokrasi dan aparat keamanan yang solid.
“Birokrasi harus kuat dan hebat. Tentara harus kuat dan hebat dan polisi juga harus kuat dan hebat. Jadi, kita harus membuat kuat, bukan terjebak pada isu-isu kelembagaan,” ujar Prasetyo Hadi di kompleks Istana Kepresidenan.
Pantauan Langsung Presiden Prabowo
Meskipun jarang terekspos publik, Tim Reformasi Polri terus bekerja secara intensif. Presiden Prabowo Subianto secara rutin menerima laporan perkembangan kinerja tim tersebut untuk memastikan transformasi kepolisian berjalan sesuai jalur.
“Ada dong (laporan). Kan lapor kepada Pak Presiden,” kata Prasetyo menanggapi rasa penasaran publik terkait progres reformasi di tubuh Korps Bhayangkara.

