Jakarta – Huawei bersiap meluncurkan generasi terbaru ponsel lipat revolusionernya, Huawei Pura X2, di China pada Maret 2026 mendatang untuk menjawab tantangan pasar perangkat foldable yang kian kompetitif.
Mengandalkan desain layar lebar yang tidak konvensional, suksesor Pura X ini membawa peningkatan signifikan pada sektor display, dapur pacu Kirin 9030 Pro, hingga integrasi kecerdasan buatan (AI) melalui HarmonyOS 6.1.
Seorang pembocor ternama di Weibo mengungkapkan bahwa perangkat ini akan mengubah paradigma desain clamshell tradisional.
Performa Gahar dengan Chipset Kirin 9030 Pro
Sektor performa menjadi daya tarik utama bagi para antusias teknologi. Huawei menanamkan keluarga chipset terbaru, mulai dari Kirin 9020 hingga Kirin 9030 Pro, yang dipadukan dengan kapasitas RAM fantastis mencapai 20GB. Ruang penyimpanan internal pun tersedia hingga opsi 1TB, memungkinkan pengguna menyimpan data dalam jumlah besar tanpa kendala.
Pembaruan sistem operasi ke HarmonyOS 6.1 juga membawa asisten AI yang lebih cerdas. Teknologi ini dirancang untuk meningkatkan produktivitas melalui optimasi multitasking pada layar lipatnya yang unik. Selain itu, perangkat ini dikabarkan hadir dalam enam varian warna elegan: biru, hitam, hijau, oranye, ungu, dan putih.
Revolusi Desain dan Pembaruan Kamera Quad
Berbeda dengan pendahulunya, Huawei Pura X2 melakukan perombakan total pada tata letak modul kamera dan layar sekunder (cover screen). Jika sebelumnya layar luar dan kamera berada di sisi yang sama, kini Huawei memisahkan keduanya. Layar luar dibuat jauh lebih besar di satu sisi, sementara sisi lainnya menampung sistem quad-camera yang telah didesain ulang.
Meskipun rumor awal menyebutkan penggunaan sensor utama 200MP, laporan terbaru mengindikasikan Huawei lebih fokus pada optimasi pemrosesan gambar dan kualitas engsel yang lebih tangguh. Dengan estimasi peluncuran pada kuartal pertama 2026, Huawei Pura X2 diprediksi akan menjadi standar baru bagi ponsel lipat bergaya flip yang mengutamakan fungsi layar lebar.

