Jakarta – Lampu sorot Stadion Giovanni Zini menjadi saksi bisu betapa frustrasinya barisan penyerang Genoa pada Minggu (15/2) malam. Setiap bola yang meluncur deras menuju gawang Cremonese seolah membentur tembok tak kasat mata. Di sana, seorang pria berdarah Lombok bernama Emil Audero Mulyadi berdiri dengan ketenangan luar biasa, mematahkan setiap peluang emas lawan dengan refleks yang mengundang decak kagum ribuan pasang mata.
Aksi Heroik Sang Penjaga Gawang
Emil Audero tampil penuh selama lebih dari 90 menit dalam laga pekan ke-25 Liga Italia tersebut. Berdasarkan catatan resmi Serie A, penjaga gawang andalan Timnas Indonesia ini membukukan enam penyelamatan krusial yang menjaga skor tetap kacamata.
Tidak hanya jago di bawah mistar, Audero juga menunjukkan akurasi operan hingga 63 persen dan memenangi satu duel udara yang sangat krusial di area penalti.
Meski tampil dominan di pertahanan, hasil imbang ini membuat Cremonese tertahan di posisi ke-15 klasemen sementara dengan koleksi 24 poin, angka yang sama dengan Genoa di peringkat ke-16.
Persaingan Papan Bawah Memanas
Di sisi lain, Parma berhasil mengamankan poin penuh saat menjamu Hellas Verona di Stadion Ennio Tardini. Kemenangan 2-1 Parma tercipta lewat aksi Adrian Bernabe dan Mateo Pellegrino. Hellas Verona sempat memberikan perlawanan melalui eksekusi penalti Abdou Harroui, namun skor tersebut tidak cukup untuk menyelamatkan tim tamu dari kekalahan.
Hasil ini membawa Parma merangkak naik ke peringkat ke-12 dengan raihan 29 poin. Sementara itu, kekalahan tragis membuat Hellas Verona semakin terpuruk di dasar klasemen sementara Liga Italia dengan hanya mengantongi 15 poin, berselisih enam poin dari zona aman degradasi.

