Jakarta – Vivo Y21 5G dan Vivo Y11 5G resmi meluncur di pasar India sebagai jagoan baru di kategori entry-level yang mengunggulkan ketahanan baterai serta bodi tangguh. Keduanya menyasar pengguna yang membutuhkan ponsel dengan masa pakai panjang tanpa mengabaikan aspek performa harian.
Vivo mengintegrasikan teknologi terkini untuk memastikan perangkat tetap relevan dalam penggunaan jangka panjang.
Keunggulan Baterai Raksasa dan Ketahanan Militer
Vivo menyematkan baterai berkapasitas 6500mAh pada seri Y terbaru ini. Perusahaan mengklaim daya tersebut sanggup memutar video hingga 48,4 jam atau memutar musik selama 80 jam nonstop. Teknologi Battery Life Extender turut hadir untuk menjaga kesehatan baterai hingga lima tahun pemakaian.
Selain sektor daya, ketahanan fisik menjadi nilai jual utama. Kedua ponsel mengantongi sertifikasi IP65 yang tahan debu dan cipratan air, serta lolos uji ketahanan benturan berstandar militer dari SGS. Perwakilan Vivo India menyatakan komitmennya terhadap kualitas material pada peluncuran tersebut.
Performa Chipset Dimensity dan Fitur AI Canggih
Dapur pacu kedua ponsel mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 6300 yang dipadukan dengan sistem operasi OriginOS 6 berbasis Android 16. Pengguna mendapatkan akses ke fitur kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) modern seperti Google Gemini, AI Photo Enhance, hingga fitur populer Circle to Search milik Google.
Layar berukuran 6,74 inci HD+ dengan refresh rate 120Hz memastikan visual tetap mulus dan nyaman di mata berkat sertifikasi TÜV Rheinland Low Blue Light.
Perbedaan mencolok terlihat pada sektor kamera dan pengisian daya. Vivo Y21 5G mengusung kamera utama 50MP dengan pengisian cepat 44W.
Sementara itu, Vivo Y11 5G menggunakan kamera 13MP dengan dukungan pengisian daya 15W. Di India, Vivo Y21 5G dibanderol mulai dari Rs. 18.999 (sekitar Rp3,5 juta), sedangkan Vivo Y11 5G tersedia mulai harga Rs. 14.999 (sekitar Rp2,8 juta).

