Jakarta – Angin dingin yang menusuk di Kota Liverpool pada Minggu (8/2) sore waktu setempa akan menjadi saksi bisu saat Antoine Semenyo, penyerang sayap anyar Manchester City, menginjakkan kaki di rumput keramat Stadion Anfield untuk pertama kalinya dengan seragam biru langit.
Pemain berkebangsaan Ghana ini membawa misi besar pada laga lanjutan Liga Inggris musim 2025/2026 setelah hanya sebulan berpindah markas dari Bournemouth.
Semenyo tidak datang untuk sekadar berpose, melainkan untuk membuktikan bahwa investasi City pada bursa transfer Januari 2026 tidak sia-sia dengan mengincar kemenangan krusial demi memangkas jarak enam poin dari Arsenal di puncak klasemen.
Mentalitas Pemenang di Bawah Arahan Pep
Meskipun baru sebulan bergabung, Semenyo mengaku telah menyerap intensitas tinggi yang ditanamkan oleh sang manajer, Pep Guardiola. Ia merasa suasana ruang ganti The Citizens yang kompak menjadi bahan bakar utama untuk tampil meledak-ledak di lapangan hijau.
“Kami sudah siap dan akan tampil dengan semangat tinggi pada hari pertandingan. Saya menantikan laga menghadapi Liverpool ini,” ujar Semenyo penuh keyakinan.
Naik Kelas di Laga Klasik
Dahulu, Semenyo hanya bisa menikmati panasnya persaingan City dan Liverpool melalui layar kaca. Kini, takdir membawanya masuk ke dalam pusaran kompetisi paling bergengsi tersebut sebagai aktor utama, bukan lagi penonton.
“Bermain bersama para pemain terbaik dan dilatih oleh salah satu pelatih terbaik di dunia akan membawa permainan saya ke level berikutnya. Saya senang sekali. Ini tantangan bagi saya,” tutur pemain berusia 26 tahun tersebut.
Saat ini, Manchester City berada di posisi kedua klasemen dengan 47 poin, sementara sang tuan rumah Liverpool masih tertahan di peringkat keenam dengan koleksi 39 poin. Kemenangan menjadi harga mati bagi City jika tidak ingin semakin tertinggal dari Arsenal.

