JAKARTA – Tim Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Indonesia, ONIC Esports, mengamankan peringkat ketiga turnamen Mid Season Cup (MSC) 2026 dalam ajang bergengsi Esports World Cup (EWC) 2026. Skuad berjuluk Yellow Hedgehog ini membungkam raksasa Filipina, Team Falcons PH, lewat skor telak 3-0 pada laga perebutan tempat ketiga di Paris, Prancis.
Hasil manis ini menjadi momen pembalasan dendam sempurna usai menelan kekalahan dari lawan sama pada fase grup. Pasukan ONIC tampil dominan menguasai tiga gim berturut-turut setelah sempat gagal melaju ke babak grand final akibat takluk dari Team Spirit di babak semifinal.
“Alhamdulillah. Akhirnya pertandingan balas dendam berhasil juga. Saya senang. Penutupan MSC EWC kali ini dibawa dengan kemenangan karena MSC EWC kemarin itu kita kalah,” ujar pelatih ONIC, Sanz.
Sanz menegaskan bahwa hasil ini memberikan kelegaan besar bagi seluruh jajaran tim. “Lebih senang dan lebih lega saja karena penutupan kita dapat kemenangan,” tutur Sanz menambahkan penjelasan usai laga.
Dominasi Taktis Sepanjang Pertandingan
Sektor serangan ONIC langsung mengambil alih kontrol sejak gim pembuka lewat rotasi disiplin serta tekanan agresif. Skuad Falcons PH kesulitan keluar dari himpitan hingga harus menyerahkan gim pertama tanpa perlawanan berarti.
Langkah impresif tersebut berlanjut pada gim kedua. Penguasaan objektif map serta keunggulan perolehan gold membuat pertarungan berakhir cepat dalam durasi sekitar 10 menit. Memasuki gim ketiga, konsistensi eksekusi team fight mengunci kemenangan bersih 3-0 bagi perwakilan Indonesia.
Berikut deretan data fakta serta catatan capaian ONIC pada MSC EWC 2026:
- Skor Akhir Pertandingan: ONIC menang telak 3-0 atas Team Falcons PH (Filipina).
- Lokasi Pertandingan: Paris, Prancis.
- Durasi Gim Kedua: Menuntaskan perlawanan lawan dalam kurun waktu sekitar 10 menit.
- Status Pencapaian: Peringkat ketiga MSC EWC 2026 sekaligus wakil Indonesia berprestasi tertinggi.
- Capaian Tim Indonesia Lain: Team Vitality gugur lebih awal pada babak perempat final (Knockout Stage).
Peta Persaingan MLBB Global Semakin Merata
Kemenangan ini diiringi sorotan tajam jajaran pelatih terhadap peta kekuatan kompetisi internasional saat ini. Tim luar kawasan Asia Tenggara memperlihatkan lompatan kualitas taktik, kedalaman hero pool, hingga eksekusi permainan matang.
“Karena terlihat juga di EWC kali ini region-region lain benar-benar sudah ngejar banget. Grand finalnya pun enggak ada Indonesia, enggak ada PH. Sekarang ada Myanmar sama Team Spirit wakil Eropa Timur dan Asia Tengah,” ungkap Sanz.
Sanz menilai pergeseran peta kekuatan global menjadi pertanda positif bagi perkembangan olahraga elektronik ini.
“Gameplay mereka, hero pool, dan cara bermainnya benar-benar banyak berubah dibanding EWC tahun lalu,” tegas Sanz.
ONIC sukses mengakhiri perjalanan internasional dengan mencatatkan rekor membanggakan bagi publik MLBB Tanah Air. Hasil ini menjadi fondasi penting bagi persiapan tim menghadapi kompetisi liga domestik musim selanjutnya.

