JAKARTA – Mantan arsitek strategi Barcelona, Xavi Hernandez, secara terbuka mengungkap ketertarikan mengarsiteki tim nasional. Pilihan karier tersebut dinilai lebih selaras dengan komitmen domestik serta kondisi keluarga kecil saat ini.
Pria berusia 46 tahun tersebut menilai intensitas pekerjaan di level klub terlalu tinggi hingga menguras waktu privasi. Kesibukan jadwal kompetisi domestik dan Eropa membuat momen kebersamaan bersama anak-anak menjadi sangat terbatas.
“Saya katakan secara terbuka, itu bisa menjadi pilihan sangat cocok bagi saya,” ujar Xavi kepada RNE pada Sabtu.
Prioritas Keluarga dan Ambisi Turnamen Makro
Semenjak menyudahi masa bakti di Camp Nou pada Mei 2024, legenda hidup sepak bola Spanyol ini belum juga mengambil pekerjaan baru. Pemecatan dari kursi pelatih Barcelona terjadi setelah rentetan hasil minor melanda tim, menyebabkan raksasa Catalan menutup musim kompetisi tanpa raihan gelar.
Kendati demikian, minat melatih level internasional tetap membara demi merasakan atmosfer turnamen besar dunia. Berikut adalah ambisi serta target kompetisi impian sang pelatih:
- Piala Dunia: Mengincar pengalaman memimpin tim nasional di panggung sepak bola terakbar bumi.
- Piala Eropa (Euro): Membidik persaingan ketat negara-negara elite benua biru.
- Piala Asia: Membuka peluang kembali ke benua kuning setelah sempat meniti karier awal di Qatar.
- Piala Afrika (AFCON): Menaruh minat pada turnamen penuh fisik dan bakat alami benua hitam.
“Saya juga ingin merasakan pengalaman sebagai pelatih di Piala Dunia, Piala Eropa, Piala Afrika, atau Piala Asia,” ucap Xavi mengenai daftar target masa depan.
Rekam Jejak Mentereng Mantan Juru Taktik Blaugrana
Reputasi Xavi sebagai pelatih muda menjanjikan terbangun lewat portofolio impresif di dua klub berbeda. Semasa menangani Al Sadd di Liga Qatar, jajaran trofi berhasil masuk lemari juara klub. Keberhasilan tersebut membuat manajemen Barcelona kepincut memboyong kembali sang mantan kapten ke Spanyol.
Berikut kumpulan data lengkap mengenai performa serta pencapaian karier kepelatihan Xavi:
- Total Pertandingan Bersama Barcelona: Memimpin armada Blaugrana dalam 143 laga resmi.
- Catatan Kemenangan: Meraih 90 kemenangan sepanjang menukangi klub Spanyol tersebut.
- Hasil Imbang dan Kalah: Mencatatkan 24 hasil imbang serta menelan 29 kali kekalahan.
- Koleksi Trofi Camp Nou: Mempersembahkan titel juara La Liga edisi 2023 dan Piala Super Spanyol.
- Pencapaian Bersama Al Sadd: Mengoleksi total tujuh trofi juara domestik selama berkarier di Qatar.
- Prestasi Level Pemain: Membawa tim nasional Spanyol merengkuh trofi juara Piala Dunia 2010.
Alasan utama penolakan kembali ke level klub berakar pada keberadaan buah hati usia dini. “Saya masih memiliki anak-anak masih kecil,” tutur Xavi menegaskan alasan mendasar pemilihan opsi tim nasional demi menyeimbangkan peran ayah dan pelatih profesional.

