Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    Jokowi Segera Disematkan Jaket PSI, Tak Lagi Bersama PDIP

    Juni 13, 2026

    Asesor LAMSPAK Turun Lapangan, Kinerja Ilmu Politik Universitas Jakarta Diuji

    Juni 13, 2026

    Ilmu Politik Universitas Jakarta Jalani Asesmen, AYP Soroti Peningkatan Mutu

    Juni 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Jokowi Segera Disematkan Jaket PSI, Tak Lagi Bersama PDIP
    • Asesor LAMSPAK Turun Lapangan, Kinerja Ilmu Politik Universitas Jakarta Diuji
    • Ilmu Politik Universitas Jakarta Jalani Asesmen, AYP Soroti Peningkatan Mutu
    • Bersamaan dengan Demo Mahasiswa, CCTV Bundaran HI Mendadak Tak Bisa Diakses
    • Buruh Tak Ikut Demo Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasannya
    • Tak Percaya DPR Lagi, Mahasiswa Pilih Bundaran HI untuk Demonstrasi
    • Kepala BIN Tanggapi Isu Reformasi Jilid II
    • Karya Pratama Sejahtera Resmikan Kantor Baru, Bidik Dampak Ekonomi Nasional
    Facebook X (Twitter) Instagram
    rasional.corasional.co
    Login
    Sabtu, Juni 13
    • Nasional
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Beranda ยป Lonjakan Impor Picu Antrean 3.100 Kontainer di Tanjung Priok, Pemerintah Kebut Normalisasi
    Nasional

    Lonjakan Impor Picu Antrean 3.100 Kontainer di Tanjung Priok, Pemerintah Kebut Normalisasi

    MartinBy MartinJuni 6, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Telegram Copy Link
    Penumpukan Kontainer Tanjung Priok
    Lonjakan impor pada April 2026 diduga memicu penumpukan 3.100 kontainer di Tanjung Priok. Pemerintah percepat layanan dan tambah personel. (Foto: Beritasatu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    JAKARTA – Lonjakan impor pada April 2026 diduga memicu penumpukan 3.100 kontainer di Tanjung Priok, Jakarta Utara, yang mulai mengganggu pasokan bahan baku industri. Pemerintah kini mempercepat proses pemeriksaan barang untuk mengurai antrean dan menekan kenaikan dwelling time.

    Temuan tersebut diperoleh setelah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meninjau fasilitas Tempat Pemeriksaan Fisik Terpadu (TPFT) PT Graha Segara Sabtu (6/6/26). Pemerintah sebelumnya menerima laporan adanya sekitar 3.000 dokumen yang berkaitan dengan 3.100 kontainer tertahan.

    “Katanya begitu impor yang tinggi di bulan April. Jadi, kalau itu sih bagus tapi kita harus siap nggak boleh barangnya menumpuk sebanyak ini, kita maintain di level yang normal,” kata Purbaya.

    Penumpukan Kontainer Tanjung Priok Ganggu Arus Barang

    Menurut Purbaya, antrean kontainer mulai menimbulkan keluhan dari pelaku usaha yang bergantung pada bahan baku impor. Kondisi tersebut juga menyebabkan dwelling time meningkat dibanding kondisi normal.

    Dia menjelaskan peningkatan volume barang masuk membuat proses pemeriksaan berjalan lebih lambat dari biasanya. Akibatnya, dokumen dan kontainer menumpuk di fasilitas pemeriksaan pelabuhan.

    Meski demikian, pemerintah mencatat adanya perbaikan dalam beberapa hari terakhir. Jumlah dokumen yang tertahan telah berkurang dari sekitar 3.000 menjadi 2.500 dokumen.

    • Baca juga: Warga Punya Waktu Lebih Panjang, CFD Jakarta Terapkan Jam Operasional Baru Mulai 7 Juni

    Pemerintah Tambah Personel dan Percepat Pemeriksaan

    Purbaya meminta penambahan personel untuk mempercepat penyelesaian antrean kontainer dan dokumen impor. Dia juga menginstruksikan layanan pemeriksaan berjalan penuh hingga kondisi kembali normal.

    “Tadi saya tanya masalahnya apa, ada beberapa masalah. Pertama, peningkatan jumlah barang masuk sehingga prosesnya lambat di sini. Kalau masalahnya itu saya minta untuk tambah personel lagi, jadi mereka harus kerja 24/7 sampai nanti jumlahnya turun sekitar 500 yang ada di sini,” ujarnya.

    Pemerintah juga membuka opsi mendatangkan personel dari sejumlah daerah jika kebutuhan di Jakarta meningkat. Langkah tersebut dilakukan agar lonjakan impor tidak berubah menjadi hambatan logistik bagi dunia usaha.

    Dalam peninjauan itu, Purbaya turut memeriksa sejumlah kontainer secara acak dan menemukan isi barang sesuai dokumen importir. Pemerintah selanjutnya akan memperkuat pengawasan nilai impor dan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mencegah praktik under invoicing serta mempercepat proses pemeriksaan.

    Bea Cukai Dwelling Time Impor Jakarta Utara Logistik Pelabuhan Tanjung Priok Penumpukan Kontainer Tanjung Priok Purbaya Yudhi Sadewa
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleWarga Punya Waktu Lebih Panjang, CFD Jakarta Terapkan Jam Operasional Baru Mulai 7 Juni
    Next Article Spekulasi Reshuffle Kabinet Menguat, Chatib Basri Disebut Masuk Radar Pos Menkeu
    Martin
    • Website

    Related Posts

    Jokowi Segera Disematkan Jaket PSI, Tak Lagi Bersama PDIP

    Juni 13, 2026

    Asesor LAMSPAK Turun Lapangan, Kinerja Ilmu Politik Universitas Jakarta Diuji

    Juni 13, 2026

    Ilmu Politik Universitas Jakarta Jalani Asesmen, AYP Soroti Peningkatan Mutu

    Juni 13, 2026

    Bersamaan dengan Demo Mahasiswa, CCTV Bundaran HI Mendadak Tak Bisa Diakses

    Juni 12, 2026

    Buruh Tak Ikut Demo Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasannya

    Juni 12, 2026

    Tak Percaya DPR Lagi, Mahasiswa Pilih Bundaran HI untuk Demonstrasi

    Juni 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Jokowi Segera Disematkan Jaket PSI, Tak Lagi Bersama PDIP

    By MartinJuni 13, 2026

    JAKARTA – Ketua DPP PSI Bestari Barus mengatakan PSI akan segera menyematkan jaket partai kepada…

    Asesor LAMSPAK Turun Lapangan, Kinerja Ilmu Politik Universitas Jakarta Diuji

    Juni 13, 2026

    Ilmu Politik Universitas Jakarta Jalani Asesmen, AYP Soroti Peningkatan Mutu

    Juni 13, 2026
    Top Trending

    Asesor LAMSPAK Turun Lapangan, Kinerja Ilmu Politik Universitas Jakarta Diuji

    By MartinJuni 13, 2026

    JAKARTA – Tim asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial Politik, Administrasi, dan Komunikasi…

    Ilmu Politik Universitas Jakarta Jalani Asesmen, AYP Soroti Peningkatan Mutu

    By MartinJuni 13, 2026

    JAKARTA – Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik…

    Bersamaan dengan Demo Mahasiswa, CCTV Bundaran HI Mendadak Tak Bisa Diakses

    By MartinJuni 12, 2026

    JAKARTA – Akses CCTV publik di kawasan Bundaran HI tidak dapat diakses…

    © 2026 RASIONAL.CO
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    • Extra Crunch Terms
    • Code of Conduct

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?