Xiaomi secara resmi meluncurkan Redmi Turbo 5 Max di pasar China yang langsung mencetak rekor penjualan fantastis dengan ludes terjual hanya dalam waktu dua jam.
Ponsel performa tinggi ini mendominasi segmen harga 2.000–3.000 yuan berkat daya tarik baterai raksasa 9.000 mAh dan debut perdana chipset MediaTek Dimensity 9500s.
Kehadiran Redmi Turbo 5 Max menjadi jawaban bagi para power user dan pemain gim mobile yang menginginkan spesifikasi kelas atas dengan harga yang tetap kompetitif di awal tahun 2026.
Inovasi Baterai Raksasa dan Performa Monster
Redmi Turbo 5 Max mencatatkan diri sebagai smartphone pertama di dunia yang mengadopsi chipset MediaTek Dimensity 9500s dengan fabrikasi 3 nanometer.
Teknologi ini memungkinkan perangkat menjalankan aplikasi berat dengan stabil berkat arsitektur all-big-core yang mencapai kecepatan 3,73 GHz. Guna menjaga suhu mesin tetap optimal, sistem pendingin 3D ice-cooling pump turut disematkan untuk meredam panas saat sesi penggunaan intensif.
Keunggulan utama lainnya terletak pada baterai silikon-karbon berkapasitas 9.000 mAh. Kapasitas ini hampir dua kali lipat dari standar ponsel pintar pada umumnya. Meskipun mengusung daya besar, teknologi pengisian cepat 100 watt memastikan pengisian daya tetap efisien, ditambah fitur reverse wired charging 27 watt yang mengubah ponsel menjadi power bank bagi perangkat lain.
Desain Premium dan Prediksi Pasar Global
Secara visual, perangkat ini menawarkan kemewahan dengan layar 6,83 inci beresolusi 1,5K yang menggunakan material M10 luminous. Panel tersebut mampu menghasilkan tingkat kecerahan hingga 3.500 nits, memastikan layar tetap terlihat jernih di bawah terik matahari. Bodi tangguh dengan rangka logam CNC dan panel belakang fiberglass memberikan kesan premium yang kuat pada seri Turbo kali ini.
Di pasar domestik China, Redmi Turbo 5 Max dibanderol mulai dari 2.199 yuan atau sekitar Rp5 jutaan. Sementara varian tertinggi dipasarkan seharga 2.799 yuan atau berkisar Rp6,5 jutaan. Meski saat ini masih berstatus eksklusif di China, analis industri memprediksi perangkat ini akan segera merambah pasar internasional.
Kabar yang beredar menyebutkan bahwa versi global kemungkinan besar akan mengusung identitas baru sebagai POCO X8 Pro Max dengan beberapa penyesuaian spesifikasi untuk memenuhi regulasi pasar dunia.

