Jakarta – Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, menegaskan kesiapan fisik dan mental skuatnya saat menantang Borussia Dortmund dalam laga krusial Liga Champions di Stadion Signal Iduna Park, Rabu (28/1) malam waktu setempat. Kemenangan dalam laga ini menjadi harga mati bagi Nerazzurri untuk menjaga asa lolos otomatis ke babak 16 besar dan menembus posisi delapan besar klasemen fase liga.
Pertaruhan Mental di Hadapan “Tembok Kuning”
Inter Milan saat ini tertahan di peringkat ke-14 dengan koleksi 12 poin dari tujuh pertandingan. Ambisi untuk merangsek ke zona nyaman hanya terpaut selisih satu poin, namun rintangan besar menghadang di tanah Jerman. Chivu menyadari betul bahwa atmosfer tuan rumah yang dikenal militan akan menjadi ujian berat bagi Lautaro Martinez dan kolega.
“Kami berada di peringkat ke-14 Liga Champions, sedangkan target yang kami tetapkan adalah finis delapan besar. Pertandingan melawan Dortmund sangat penting,” ujar Chivu melalui laman resmi klub.
Pelatih berkebangsaan Rumania tersebut menyoroti kekuatan Dortmund yang sulit ditaklukkan di depan publik sendiri.
“Kami menghadapi tim yang sedang dalam performa bagus, jarang kalah di kandang, dan didukung penuh para penggemarnya. Kami harus siap secara fisik dan mental,” sambungnya.
Mewaspadai Identitas Baru Dortmund
Selain faktor suporter, Chivu menaruh perhatian khusus pada transformasi taktik Dortmund di bawah arahan Niko Kovac. Menurutnya, Dortmund kini memiliki identitas permainan yang lebih jelas dengan kualitas individu yang mampu melakukan transisi kilat dari bertahan ke menyerang.
“Mereka memainkan gaya yang lebih dominan, bagus dalam transisi, dan memiliki pergerakan yang baik di lini depan. Ini tidak akan mudah,” kata Chivu.
Inter Milan membawa misi kebangkitan setelah sebelumnya harus menelan pil pahit akibat kekalahan 1-3 dari Arsenal di Giuseppe Meazza. Meski nasib kelolosan otomatis masih bergantung pada hasil pertandingan tim lain, mengamankan tiga poin di Dortmund merupakan langkah wajib agar tidak terlempar ke babak play-off.

