Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    Asesor LAMSPAK Turun Lapangan, Kinerja Ilmu Politik Universitas Jakarta Diuji

    Juni 13, 2026

    Ilmu Politik Universitas Jakarta Jalani Asesmen, AYP Soroti Peningkatan Mutu

    Juni 13, 2026

    Bersamaan dengan Demo Mahasiswa, CCTV Bundaran HI Mendadak Tak Bisa Diakses

    Juni 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Asesor LAMSPAK Turun Lapangan, Kinerja Ilmu Politik Universitas Jakarta Diuji
    • Ilmu Politik Universitas Jakarta Jalani Asesmen, AYP Soroti Peningkatan Mutu
    • Bersamaan dengan Demo Mahasiswa, CCTV Bundaran HI Mendadak Tak Bisa Diakses
    • Buruh Tak Ikut Demo Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasannya
    • Tak Percaya DPR Lagi, Mahasiswa Pilih Bundaran HI untuk Demonstrasi
    • Kepala BIN Tanggapi Isu Reformasi Jilid II
    • Karya Pratama Sejahtera Resmikan Kantor Baru, Bidik Dampak Ekonomi Nasional
    • Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Harga BBM dan Bahan Pokok Ikut Melonjak
    Facebook X (Twitter) Instagram
    rasional.corasional.co
    Login
    Sabtu, Juni 13
    • Nasional
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Beranda » Pemerintah Bakal Pangkas Insentif Mobil Listrik Berbaterai LFP Impor
    Nasional

    Pemerintah Bakal Pangkas Insentif Mobil Listrik Berbaterai LFP Impor

    AyuBy AyuJanuari 24, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Telegram Copy Link
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah menyiapkan strategi besar untuk mengunci dominasi nikel di pasar kendaraan listrik (EV) global. Skema insentif fiskal tahun 2026 akan diarahkan untuk memanjakan mobil listrik berbaterai nikel (NCM/NCA) dan mempersempit ruang gerak baterai Lithium Ferro Phosphate (LFP).

    Pengamat otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, menilai langkah ini sebagai “gertakan” strategis bagi para investor asing.

    “Ini adalah langkah proteksionisme strategis untuk memaksa merek EV yang membangun pabrik perakitannya di Indonesia, terutama dari China, berhenti bergantung pada LFP impor dan mulai beralih ke ekosistem nikel domestik kita,” tegas Yannes, Jumat (23/1).

    Kebijakan ini bertujuan mengintegrasikan industri hulu hingga hilir secara paksa namun terukur. Mengingat baterai memakan porsi 40–50 persen dari total biaya produksi, penggunaan komponen nikel lokal akan mendongkrak Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) melampaui ambang batas minimal 40 persen.

    Yannes menjelaskan bahwa baterai nikel memiliki keunggulan teknis berupa densitas energi yang lebih tinggi. Hal ini memungkinkan mobil listrik buatan Indonesia memiliki spesifikasi premium dengan daya jelajah yang jauh lebih luas dibandingkan mobil berbasis LFP standar.

    “Strategi ini cerdas secara makro karena memanfaatkan keunggulan densitas energi nikel untuk menjadikan mobil EV buatan Indonesia memiliki jarak tempuh lebih jauh,” tambahnya.

    Meskipun lebih bertenaga, Yannes mengingatkan bahwa biaya produksi baterai nikel saat ini masih 35–40 persen lebih mahal per kWh dibandingkan LFP. Selain itu, sistem manajemen panas yang dibutuhkan jauh lebih kompleks untuk menjamin keamanan pengguna.

    Oleh karena itu, ia mendesak pemerintah untuk memberikan subsidi yang cukup guna menutup selisih harga tersebut. Tujuannya agar harga jual mobil listrik berbasis nikel tetap kompetitif dan terjangkau bagi kantong masyarakat lokal.

    Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, sebelumnya telah memberikan sinyal kuat bahwa besaran insentif ke depan akan sangat bergantung pada jenis teknologi dan “isi perut” baterai yang digunakan oleh pabrikan otomotif.

    Baterai LFP Baterai Nikel Industri Otomotif Insentif EV 2026 ITB Kemenperin Mobil Listrik Nikel Indonesia TKDN Mobil Listrik Yannes Martinus Pasaribu
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleSabar/Reza Mengguncang Istora! Gilas Malaysia dan Segel Tiket Final Indonesia Masters 2026
    Next Article Lula Lahfah Berpulang, Sahabat Ngamuk Foto Jenazah Jadi Konten: Kematian Bukan Bahan Pansos!
    Ayu

    Related Posts

    Asesor LAMSPAK Turun Lapangan, Kinerja Ilmu Politik Universitas Jakarta Diuji

    Juni 13, 2026

    Ilmu Politik Universitas Jakarta Jalani Asesmen, AYP Soroti Peningkatan Mutu

    Juni 13, 2026

    Bersamaan dengan Demo Mahasiswa, CCTV Bundaran HI Mendadak Tak Bisa Diakses

    Juni 12, 2026

    Buruh Tak Ikut Demo Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasannya

    Juni 12, 2026

    Tak Percaya DPR Lagi, Mahasiswa Pilih Bundaran HI untuk Demonstrasi

    Juni 12, 2026

    Kepala BIN Tanggapi Isu Reformasi Jilid II

    Juni 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Asesor LAMSPAK Turun Lapangan, Kinerja Ilmu Politik Universitas Jakarta Diuji

    By MartinJuni 13, 2026

    JAKARTA – Tim asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK) memverifikasi kinerja…

    Ilmu Politik Universitas Jakarta Jalani Asesmen, AYP Soroti Peningkatan Mutu

    Juni 13, 2026

    Bersamaan dengan Demo Mahasiswa, CCTV Bundaran HI Mendadak Tak Bisa Diakses

    Juni 12, 2026
    Top Trending

    Asesor LAMSPAK Turun Lapangan, Kinerja Ilmu Politik Universitas Jakarta Diuji

    By MartinJuni 13, 2026

    JAKARTA – Tim asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial Politik, Administrasi, dan Komunikasi…

    Ilmu Politik Universitas Jakarta Jalani Asesmen, AYP Soroti Peningkatan Mutu

    By MartinJuni 13, 2026

    JAKARTA – Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik…

    Bersamaan dengan Demo Mahasiswa, CCTV Bundaran HI Mendadak Tak Bisa Diakses

    By MartinJuni 12, 2026

    JAKARTA – Akses CCTV publik di kawasan Bundaran HI tidak dapat diakses…

    © 2026 RASIONAL.CO
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    • Extra Crunch Terms
    • Code of Conduct

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?