Close Menu
rasional.corasional.co
    What's Hot

    Cincin Juara Piala Dunia 2026: Tradisi Baru FIFA Hadirkan Hadiah Eksklusif

    Juli 18, 2026

    Olise Tergoda Rayuan Maut Real Madrid, Bayern Munchen Cari Cara Peras Florentino Perez

    Juli 18, 2026

    Bikin Jagat Maya Geger! Video Jersey Latihan Persija Jakarta Berinisial MF Picu Rumor Transfer Marselino Ferdinan

    Juli 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Cincin Juara Piala Dunia 2026: Tradisi Baru FIFA Hadirkan Hadiah Eksklusif
    • Olise Tergoda Rayuan Maut Real Madrid, Bayern Munchen Cari Cara Peras Florentino Perez
    • Bikin Jagat Maya Geger! Video Jersey Latihan Persija Jakarta Berinisial MF Picu Rumor Transfer Marselino Ferdinan
    • Kucing Peramal Nimbus Prediksi Prancis Bantai Inggris di Perebutan Juara 3, Akurasi Tembus 76 Persen
    • Mikha Tambayong Berhasil Nikmati Duet Bareng Rayi Putra Lewat Lagu Baru ‘Jalan Tengah’
    • Film Baru Angelina Jolie ‘Without Blood’ Siap Guncang Bioskop Amerika Serikat September Ini
    • Film Para Perasuk Garapan Wregas Bhanuteja Siap Bikin Gempar AAIFF 2026
    • Liverpool Ikat Dominik Szoboszlai Sampai 2031, Langsung Pasang Target Juara Liga Champions
    Facebook X (Twitter) Instagram
    rasional.corasional.co
    Login
    Sabtu, Juli 18
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    rasional.corasional.co
    • Nasional
    • Politik
    • Dunia
    • Ekonomi
    • Lifestyle
    • Otomotif
    • Tekno
    • Sport
    • Video
    Beranda » Era ‘Setrum’ Dimulai: Penjualan Mobil Listrik Indonesia Meledak di Tahun 2025
    Otomotif

    Era ‘Setrum’ Dimulai: Penjualan Mobil Listrik Indonesia Meledak di Tahun 2025

    AyuBy AyuJanuari 18, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Telegram Copy Link
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Jakarta – Tren kendaraan ramah lingkungan di Indonesia bukan lagi sekadar wacana. Data terbaru Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) mencatat lonjakan drastis penjualan kendaraan elektrik sepanjang tahun 2025. Angka penjualan meroket menjadi 175.144 unit, jauh melampaui capaian tahun 2024 yang hanya menyentuh 103.228 unit.

    Loncatan ini otomatis memperlebar pangsa pasar kendaraan elektrik (EV)—yang mencakup model Hybrid (HEV), Plug-in Hybrid (PHEV), dan Battery Electric Vehicle (BEV)—dari 11,9 persen menjadi 21,8 persen di tahun 2025.

    Dominasi BEV dan Lonjakan PHEV yang Fantastis

    Jika membedah data lebih dalam, kategori Battery Electric Vehicle (BEV) menjadi primadona utama. Penjualan mobil listrik murni ini meningkat lebih dari dua kali lipat, dari 43.188 unit menjadi 103.931 unit. Sementara itu, kategori PHEV mencatatkan pertumbuhan paling ekstrem secara persentase, melonjak dari hanya 136 unit menjadi 5.270 unit dalam setahun.

    Tren positif ini sekaligus mengukuhkan dominasi teknologi elektrik di aspal Indonesia. Sejak tahun 2020, saat penjualan hanya menyentuh 1.324 unit, pasar kendaraan elektrik kini telah bertumbuh ribuan persen hanya dalam waktu lima tahun.

    Nasib Mobil Bensin: Volume Besar, Tren Menurun

    Berbanding terbalik dengan mobil listrik, kendaraan bermesin pembakaran internal (Internal Combustion Engine/ICE) mulai menunjukkan kelesuan. Meski secara volume masih mendominasi pasar dengan 628.543 unit, pangsa pasar mobil bensin terus tergerus.

    GAIKINDO mencatat pangsa pasar mobil konvensional merosot ke angka 78,2 persen pada 2025. Padahal, pada tahun 2020, mobil bensin menguasai hampir 100 persen pasar otomotif nasional. Penurunan ini mencerminkan pergeseran preferensi konsumen Indonesia yang mulai melirik efisiensi energi.

    Revisi Strategi dan Tantangan TKDN

    Menanggapi fenomena ini, Pakar Otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, mengingatkan para produsen untuk segera mengubah taktik pemasaran. Menurutnya, konsumen saat ini tidak lagi hanya mengejar isu lingkungan, melainkan nilai ekonomis dan kecanggihan produk.

    “Strategi marketing harus geser. Bukan cuma produk canggih atau isu lingkungan, tapi pindah ke value (nilai manfaat),” tegas Yannes.

    Ia juga mendesak pelaku industri untuk memperkuat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) minimal 40 persen. Langkah lokalisasi ini dianggap krusial untuk menekan biaya produksi di tengah kenaikan PPN menjadi 12 persen dan fluktuasi kurs mata uang. Dengan rantai pasok dalam negeri yang kuat, harga kendaraan elektrik diharapkan tetap kompetitif bagi masyarakat luas.

    BEV Ekonomi Hijau GAIKINDO ITB Mobil Hybrid Mobil Listrik Otomotif Indonesia PPN 12 persen TKDN Tren Pasar 2025
    Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleFord Mustang Dark Horse SC 2026 Resmi Mengaspal dengan DNA Balap dan Mesin V8 Supercharged
    Next Article Sultoni Terpilih Aklamasi dalam Munas Ke-II Pemuda LIRA, Tegaskan Arah Baru Perjuangan Pemuda
    Ayu

    Related Posts

    Jangan Dikopek! Arti Simbol Stiker Sepeda Motor Ini Bisa Selamatkan Kantong dari Servis Jutaan Rupiah

    Juni 30, 2026

    Kupas Tuntas Fitur Idling Stop System Pada Motor-Motor Terbaru yang Bikin Hemat BBM

    Juni 25, 2026

    Harga dan Spesifikasi Gahar New Honda Vario Evo 160

    Juni 25, 2026

    Efek Buruk Isi Bensin RON Tinggi ke Mesin Motor dengan Kompresi Rendah

    Juni 25, 2026

    Tips Rawat Ban Motor: Cara Mencegah Karet Cepat Aus dan Bocor

    Juni 24, 2026

    New Honda Vario Evo 160 Meluncur di Indonesia, Skutik Premium Paling Dicari Anak Muda Zaman Now

    Juni 24, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    BERITA TERKINI

    Cincin Juara Piala Dunia 2026: Tradisi Baru FIFA Hadirkan Hadiah Eksklusif

    By AyuJuli 18, 2026

    JAKARTA – FIFA memperkenalkan simbol kemenangan baru dalam sejarah turnamen sepak bola pria terbesar di…

    Olise Tergoda Rayuan Maut Real Madrid, Bayern Munchen Cari Cara Peras Florentino Perez

    Juli 18, 2026

    Bikin Jagat Maya Geger! Video Jersey Latihan Persija Jakarta Berinisial MF Picu Rumor Transfer Marselino Ferdinan

    Juli 18, 2026
    Top Trending

    Usai Hadiri Leaders’ Briefing, Prof Ariawan Nilai Forum Tersebut Perkuat Perumusan Kebijakan Nasional

    By MartinJuli 17, 2026

    JAKARTA – Ketua Yayasan Tarumanagara Prof. Dr. Ariawan Gunadi menghadiri forum eksklusif…

    Menag Nasaruddin Umar, Andra Soni & Saleh Husin Hadiri MTQ Imam Masjid Se-Banten di Masjid Raya Baitul Mukhtar BSD

    By AlvaroJuli 6, 2026

    BANTEN – Sinar Mas melalui Yayasan Muslim Sinar Mas (YMSM) bersama Pimpinan…

    Cincin Juara Piala Dunia 2026: Tradisi Baru FIFA Hadirkan Hadiah Eksklusif

    By AyuJuli 18, 2026

    JAKARTA – FIFA memperkenalkan simbol kemenangan baru dalam sejarah turnamen sepak bola…

    © 2026 RASIONAL.CO
    • Privacy Policy
    • Terms of Service
    • Extra Crunch Terms
    • Code of Conduct

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?